Jenis Kompresor Angin dan Berapa PK untuk Usaha Anda (2026)
TL;DR
Berdasarkan spesifikasi publik pabrikan dan penjual per Oktober 2026, satu impact wrench yang dipakai berselang di bengkel perawatan pabrik cukup dengan kompresor piston 2-3 PK, sedangkan satu spray gun HVLP ukuran penuh yang memakai 350-430 liter udara per menit butuh kompresor 5-7,5 PK. Alat yang memakai udara sepanjang shift butuh kompresor screw. Kalau udaranya dipakai untuk mengecat, pilih jenis tanpa oli. Jadi, tentukan dulu jenisnya dari pola pemakaian, baru hitung PK dari kebutuhan udara alat. Kisaran harga tiap kelas ada di hub kompresor.
1 spray gun HVLP, 350-430 l/menit → 5-7,5 PK
Isi halaman · 6 bagian
Panduan ini untuk kompresor angin, bukan kompresor AC
Kompresor angin memampatkan udara untuk menggerakkan alat: impact wrench, gerinda, spray gun, sampai nosel sandblasting. Kompresor di AC dan kulkas memampatkan refrigeran. Itu perangkat lain dan tidak dibahas di sini.
Panduan ini untuk pabrik, workshop produksi dan fabrikasi, serta kontraktor yang perlu tahu dua hal sebelum meminta penawaran: jenis kompresor yang cocok dan berapa PK-nya. PK di sini sama dengan HP, satuan daya motor yang tertulis di spesifikasi kompresor.
Jenis kompresor angin, kapan cocok dan kapan tidak
Empat jenis kompresor angin yang umum dijual untuk usaha adalah piston direct-drive, piston belt-driven, screw, dan tanpa oli. Yang membedakannya adalah berapa banyak dan berapa lama udara dipakai, serta seberapa bersih udara yang dibutuhkan.
Piston direct-drive
Motor memutar pompa piston secara langsung, pada kecepatan motornya. Unit direct ARTIX DA 10-24 (750 watt, sekitar 1 PK), misalnya, dijual dalam varian 1.450 dan 2.850 rpm. Bentuknya ringkas, dan semua unit direct dalam Survei Harga Nodal, Oktober 2026, berukuran 2 PK ke bawah. Jenis ini cocok untuk kebutuhan udara kecil yang berselang, seperti satu nail gun di proyek, yang menurut Atlas Copco memakai 1-2 CFM. Untuk spray gun HVLP ukuran penuh atau beberapa alat sekaligus, ukurannya tidak cukup.
Piston belt-driven
Motor memutar pompa lewat sabuk dan puli, sehingga pompa berputar jauh lebih lambat dari motornya. Pada unit Shark 3-15 PK yang dijual bersama dinamonya, pompa tertulis berputar 620-770 rpm. Jenis ini tersedia sampai kelas yang lebih besar dan umum dipakai di workshop produksi dan bengkel perawatan pabrik. Kekurangannya ada di waktu kerja: seperti semua kompresor piston, unit ini bekerja dalam rentang waktu tertentu dengan jeda pendinginan di antaranya (Atlas Copco), jadi tidak cocok untuk alat yang menyala sepanjang shift.
Screw (sekrup)
Udara dimampatkan oleh sepasang rotor berulir. Menurut Atlas Copco, screw memberi udara bertekanan yang konsisten dan umumnya menghasilkan lebih banyak udara per kW atau HP daripada piston. Di spesifikasi yang kami baca, screw 10 PK menghasilkan 1.000-1.200 liter per menit. Inilah jenis yang cocok untuk udara yang dipakai sepanjang shift. Kendalanya ada di listrik: semua screw yang kami catat memakai 380 V tiga fase, jadi lokasi yang hanya punya listrik satu fase belum bisa menjalankannya.
Tanpa oli (oilless)
Kompresor tanpa oli tersedia dalam bentuk piston maupun screw. Gunanya menjaga udara bebas dari oli: menurut Atlas Copco, partikel oli di udara menyebabkan cacat mata ikan dan daya rekat cat yang buruk, dan kabut oli sekecil apa pun bisa merusak lapisan akhir pengecatan otomotif. Untuk menjalankan impact wrench atau gerinda, udara tidak perlu sebersih itu, dan kompresor beroli tetap lazim. Perbandingan beroli dan oilless yang lebih lengkap ada di hub kompresor.
Kompresor berapa PK untuk alat Anda?
Besar PK kompresor tergantung berapa banyak udara yang dipakai alat Anda. Angka ini ditulis dalam CFM (cubic feet per minute), yaitu banyaknya udara yang dipakai alat setiap menit; 1 CFM sama dengan 28,3 liter per menit.
Tabel ini memuat kebutuhan udara tiap alat menurut pabrikannya, dan PK kompresor yang cukup untuk alat itu. Baris terakhir menjumlahkan beberapa alat yang menyala bersamaan. Kolom “Contoh unit yang cukup” berisi satu unit dari spesifikasi penjual sebagai pembanding.
| Pemakaian | Alat dan tekanan kerjanya | Kebutuhan udara | Kelas PK | Contoh unit yang cukup |
|---|---|---|---|---|
| Bengkel perawatan di pabrik, alat dipakai berselang | 1 impact wrench atau air ratchet 1/2 inci, maks 6,3 bar | rata-rata 3-6,2 CFM (85-180 l/menit) ¹ | 2-3 PK | piston 3 PK, 353 l/menit |
| Gerinda udara di workshop fabrikasi | 1 gerinda, 90-120 psi | 5-8 CFM (142-226 l/menit) ⁴ | 2-3 PK | piston 3 PK, 353 l/menit |
| Alat pneumatik di jalur produksi, dipakai terus-menerus | impact wrench atau ratchet 1/2 inci saat bekerja, maks 6,3 bar | 18-25 CFM (520-720 l/menit) | 7,5-10 PK | screw 10 PK, 1.000-1.200 l/menit |
| Pengecatan di workshop produksi | 1 spray gun HVLP ukuran penuh, 2 bar di gun | 12-20 CFM (350-566 l/menit) ² | 5-7,5 PK | piston 7,5 PK, 626 l/menit |
| Sandblasting | nosel 1/8 sampai 1/4 inci, 100 psi di nosel | 20-81 CFM (566-2.294 l/menit) ³ | 5-18 PK ³ | screw 10-20 PK, 1.000-2.300 l/menit |
| Beberapa alat sekaligus sepanjang shift | contoh: 2 impact wrench yang dipakai terus-menerus dan 1 spray gun HVLP | 1.390-2.006 l/menit ⁵ | 20 PK | screw 20 PK, 2.300 l/menit |
¹ Angka rata-rata untuk pemakaian berselang: 6,2 CFM dari manual impact wrench Chicago Pneumatic CP7748, 3-5 CFM dari tabel Atlas Copco. Kalau dipakai tanpa henti, CP7748 memakai 25 CFM, empat kali angka rata-ratanya; untuk itu, pakai baris “dipakai terus-menerus”.
² 350-430 liter per menit adalah spesifikasi SATA untuk spray gun HVLP pada 2 bar di inlet gun. Atlas Copco menulis sampai 20 CFM untuk HVLP dan 10-15 CFM untuk spray gun konvensional. Tabel ringkas di halaman Atlas Copco yang sama menulis 4-8 CFM untuk spray gun tanpa menyebut ukuran gun, jauh di bawah spesifikasi gun HVLP ukuran penuh di atas. Untuk gun Anda sendiri, pakai angka konsumsi udara di spesifikasinya.
³ Kelas PK sandblasting diambil langsung dari tabel konsumsi udara Clemco per ukuran nosel pada 100 psi: 5 PK untuk nosel 1/8 inci, 10 PK untuk 3/16 inci, 18 PK untuk 1/4 inci. Saat menghitung kebutuhan sistem blasting, distributor Clemco menambahkan udara untuk helm operator dan cadangan 50%.
⁴ Kebutuhan udara gerinda diambil dari tabel aplikasi Atlas Copco. Unit piston Shark di kolom contoh bertekanan 8 kg/cm², sekitar 114 psi. Untuk alat yang butuh sampai 120 psi, pilih unit bertekanan lebih tinggi, misalnya screw 10 bar.
⁵ Contoh hitungan dari baris di atas: dua impact wrench yang dipakai terus-menerus (2 × 520-720 l/menit) ditambah satu spray gun HVLP (350-566 l/menit). Screw 20 PK RJC tertulis 2,3 m³ per menit, atau 2.300 l/menit. Screw 20 PK lain yang kami catat menghasilkan 1.800-1.850 l/menit (Araki, Krisbow), jadi belum cukup untuk angka tertinggi hitungan ini.
Kelas PK di tabel dihitung dari kebutuhan udara dibagi udara yang benar-benar dihasilkan kompresor per PK. Di spesifikasi unit piston listrik 3-15 PK dan screw 10-20 PK yang kami baca, angka itu 83-120 liter per menit per PK pada tekanan 8-13 bar; tabel Clemco sendiri setara dengan 113-127 liter per menit per PK. Angka yang dipakai adalah FAD (free air delivery), yang di listing penjual ditulis juga “kecepatan pengisian” atau “air delivery”, bukan “langkah kerja” piston. Pada unit piston yang sama, FAD hanya sekitar tiga perempat langkah kerjanya. Kalau kebutuhan alat dibandingkan dengan angka langkah kerja, kompresor tampak sepertiga lebih besar dari kenyataannya.
Kompresor juga harus sanggup mencapai tekanan kerja alat yang tertulis di tabel. Kalau beberapa alat menyala bersamaan, jumlahkan dulu kebutuhan udaranya, baru pilih kelasnya, seperti di baris terakhir tabel. Kelas di baris lain cukup untuk satu alat tanpa sisa besar, padahal Atlas Copco menyarankan kompresor yang kapasitasnya cukup jauh di atas kebutuhan alat dan ikut memperhitungkan alat yang akan ditambah. Contohnya, kompresor piston 5 PK dengan FAD 428 liter per menit nyaris pas untuk gun HVLP 430 liter per menit, tanpa sisa.
Angka di tabel bukan hasil pengukuran di lokasi. Pakai sebagai titik awal: catat alat, jumlahnya, dan tekanan kerjanya, lalu serahkan daftar itu ke dealer saat meminta penawaran.
Tangki, duty cycle, dan listrik 1 fase atau 3 fase
Tangki menyimpan udara yang sudah dimampatkan. Tangki membantu alat yang memakai udara sebentar-sebentar, tetapi tidak menambah udara yang dihasilkan kompresor per menit, jadi alat yang berjalan lama tetap harus tercukupi oleh FAD. Untuk pekerjaan semprot otomotif, Atlas Copco menyarankan tangki minimal 50 galon, sekitar 189 liter, karena tangki kecil harus lebih sering diisi ulang dan memperlambat pekerjaan.
Duty cycle adalah porsi waktu kompresor boleh bekerja. Kalau alat Anda dipakai terus-menerus, tanyakan angka ini ke dealer, karena menurut Atlas Copco alat seperti itu butuh kompresor yang sanggup bekerja lebih lama.
Listrik juga perlu dicek sebelum membeli. Di daftar spesifikasi yang kami baca, unit kecil sampai 2 PK memakai 220 V satu fase, di kelas 3 PK sudah ada versi 380 V tiga fase, dan sebagian besar unit piston 5 PK ke atas juga memakai 380 V tiga fase. Kami tidak menemukan aturan yang menetapkan batas PK untuk tiga fase. Yang menentukan adalah motor unit yang Anda pilih dan sambungan listrik di lokasi, jadi pastikan keduanya dengan dealer dan PLN setempat. Cara menghitung ampere satu fase dan tiga fase ada di panduan genset berapa kVA.
Pertanyaan yang sering diajukan
Kompresor berapa PK untuk spray gun HVLP?
Untuk satu spray gun HVLP ukuran penuh, kompresor 5-7,5 PK. Gun HVLP SATA memakai 350-430 liter udara per menit pada 2 bar di gun, dan Atlas Copco menulis sampai 20 CFM untuk HVLP. Tekanan kerja pengecatan semprot ada di 30-50 psi, tetapi menurut Atlas Copco pembeli sering hanya mengecek tekanan dan lupa mengecek CFM, padahal CFM yang menentukan apakah semprotan gun tetap rata sampai satu panel selesai. Atlas Copco juga menyarankan tangki minimal 189 liter untuk pekerjaan semprot otomotif.
Kompresor berapa PK untuk sandblasting?
Tergantung ukuran noselnya. Menurut tabel konsumsi udara Clemco pada 100 psi di nosel, nosel 1/8 inci butuh sekitar 5 PK, nosel 3/16 inci 10 PK, dan nosel 1/4 inci 18 PK. Untuk nosel 3/16 inci ke atas, screw biasanya lebih tepat karena blasting memakai udara terus-menerus. Saat menghitung sistem blasting, distributor Clemco juga menambahkan udara untuk helm operator dan cadangan 50%, jadi sebutkan ukuran nosel dan jumlah operator saat meminta penawaran.
Apa bedanya kompresor direct dan belt driven?
Pada kompresor direct, motor memutar pompa langsung pada kecepatan motornya. Pada belt driven, motor memutar pompa lewat sabuk dan puli, sehingga pompa berputar jauh lebih lambat. Dalam Survei Harga Nodal, Oktober 2026, semua unit direct berukuran 2 PK ke bawah, sedangkan unit piston dengan motor terpisah tersedia sampai 15 PK. Untuk kebutuhan udara kecil yang berselang, direct sudah cukup; workshop dengan kebutuhan udara lebih besar biasanya memilih belt.
Kompresor tanpa oli untuk apa?
Untuk pekerjaan yang udaranya tidak boleh mengandung oli. Menurut Atlas Copco, partikel oli menyebabkan cacat mata ikan dan daya rekat cat yang buruk pada pengecatan otomotif. Untuk menjalankan alat pneumatik biasa seperti impact wrench dan gerinda, kompresor beroli tetap lazim.
Kompresor screw untuk usaha apa?
Untuk pabrik dan jalur produksi yang memakai udara terus-menerus: alat pneumatik yang menyala sepanjang shift, beberapa alat sekaligus, atau sandblasting dengan nosel 3/16 inci ke atas. Screw 10 PK yang kami catat menghasilkan 1.000-1.200 liter udara per menit dan memakai listrik 380 V tiga fase. Untuk pemakaian berselang, piston biasanya sudah cukup.
Sources
Konsumsi udara alat (tabel di atas)
diambil 9 Oktober 2026 dari halaman pabrikan dan distributor. Atlas Copco, Memilih kompresor udara terbaik untuk mengecat mobil (2025), versi Amerika Serikat (2026) dan Compressor Sizing Guide (2024); SATA, spesifikasi nosel SATAjet 1000 B HVLP 1.7, SATAjet 4000 B HVLP 1.3 dan SATAjet 1000 B; Chicago Pneumatic, CP7748 dan manual CP7748 (2015), CP7830HQ; tabel konsumsi udara Clemco lewat distributornya Kleen Blast (2023) dan Clemtex.
Udara yang dihasilkan kompresor per PK (FAD)
spesifikasi listing penjual yang diambil 9 Oktober 2026: unit Shark di Cahaya Nusantara dan Tehniq, screw RJC di Rizky Jaya Kompressor, screw Krisbow di Ruparupa (10 HP, 20 HP), dan screw Araki di Indotara. Kami hanya memakai angka udara yang dihasilkan (FAD), bukan langkah kerja piston.
Kisaran harga pasar per tipe dan PK, dan ukuran unit direct
Survei Harga Nodal, Oktober 2026, yang kami rangkum dari daftar harga publik beberapa penjual; tabelnya ada di hub kompresor.
Data first-party Nodal
tidak dipakai di halaman ini. Belum ada penawaran kompresor yang tersalurkan lewat Nodal.
Baca juga di Nodal
Dapatkan 3 penawaran gratis
Begitu jenis dan PK-nya jelas, bandingkan penawaran dari dealer untuk unit itu. Tulis alat yang akan dipakai, kebutuhan udara atau PK-nya, dan kota Anda di form minta penawaran. Hingga 3 dealer terverifikasi menjawab dengan penawaran lewat WhatsApp, lalu Anda yang memilih.
Nodal gratis untuk pembeli; kami dibayar oleh dealer yang berlangganan pipeline.